Kamis, 22 November 2012

Mamah Hui An

Di supermarket, seorang pemuda sebut saja Saipul
diikuti seorang ibu, ketika hampir mendekati antrian di kasir, si ibu yang sekarang ada di depan pemuda tersebut berkata,

Mamah Hui An : "Nak, maaf... kalo tadi ibu ngikutin kamu terus, mungkin kamu ngerasa nggak nyaman. Tapi itu karena kamu mirip anak saya yang baru meninggal."

Saipul : "Oh, ya nggak apa-apa, Bu..!"

Mamah Hui An : "Ibu punya satu permintaan, boleh?"

Saipul : "Apa itu, Bu?"

Mamah Hui An : "Ketika ibu pergi, katakanlah 'DAH, MAMAAH’ bisa kan?"

Saipul : "Baiklah Bu..!"

(Si Mamah yang di depan Saipul ngasih barang ke kasir, dan menatap sang pemuda terakhir kalinya)

Lalu Saipul berkata : "DAH... MAMAAHH...!" Kemudian Saipul memberi barang ke kasir buat dihitung jumlah uangnya.

Sambil membuka dompet Saipul bertanya kepada kasir.
Saipul : "Semuanya jadi berapa, Mas?"

Kasir Kasbie : "Lima ratus ribu."

Saipul : "Wahh... Koq, mahal amat? Aku kan cuma beli tisu toilet?"

Kasir Kasbie : "Ibu tadi bilang, barang belanjaannya mau dibayar sama anaknya."

Saipul : "Setannnnnnnnn.!!" *Nelan Roti kaleng*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar