Kamis, 22 November 2012

Harapan Kau Kembali


Kau pergi tinggalkan aku

tak menoleh lagi berlalu
basah pipi dengan linang air mataku
aku berteriak sekencangnya memanggilmu

Namun kau tak hiraukanku
aku terduduk mematung terdiam lesu
merenungi hancurnya hati nan pilu
kepingan cinta berserakan kau bawa bersama langkahmu

Kuingin mengejarmu
namun kau terlalu cepat berlalu
seolah memang benar aku tiada pernah ada artinya
dalam hidupmu

Aku terduduk disini
di bangku taman yang dulu kita mengikat janji
dan di bangku taman ini juga aku kau tinggalkan sendiri
setiaku masih menunggumu kembali

Masih kurindukan jemarimu
dan takkan pernah habis sentuhanmu
masih kurindukan dekapanmu
kutak akan pernah letih menunggumu memelukku

Aku masih di sini
duduk di bangku ini
terdiam memandang arah jalan yang tak terlihat
biarlah aku menunggumu

Walau mungkin kau tiada pernah kan kembali
biarlah aku menunggumu
dengan sepenuh setiaku
biarlah aku mencintaimu

Kekasih
aku masih di sini
berharap engkau kembali

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar